Petunjuk Hidupku

Segala kebutuhan terpenuhi, beli itu bisa, beli ini dapat. segalanya dimudahkan Allah untuk dunia ini. Tapi pernahkah kita merasa tiba-tiba hampa, bingung, ada yg hilang dalam diri, dan berbagai macam permasalahan lainnya. Tapi bingung lagi. Intinya bingung aja gitu. Dan biasanya kita akan mencari jawaban untuk ini untuk orang-orang yang mau berfikir.

Berbagai cara coba kita lakukan, mencari jawaban permasalahan dalam diri. Tapi pernahkah kita kembali mencarinya dalam Alquran? jarang biasanya ini. Padahal kita tau Alquran itu petunjuk hidup manusia. tapi jarang sekali atau butuh waktu yang lama untuk kita bisa kembali kepada-Nya.

Tapi itu bukan masalah yang besar, jika selagi kita berusaha untuk mencari jawabannya, mau membuka diri, Allah akan menuntun kita. Mungkin itu cara Allah menuntun kita, hingga titik balik kita nantinya dan pada proses itu janganlah berputus asa. Dan jika suatu saat kita menemukan jawabn dari segala masalah-masalah kita, maka saat itulah kita sadar, bahwasanya Allah menyayangi kita. Trus minta2 maaf pada Allah telah berburuk sangka pada-Nya. Trus bersyukur, bersyukur dan bersyukur.

Dalam alquran pun Allah berfirman, bahwasanya hidayah hanya dapat diberikan oleh Allah. Kita tidak dapat memaksakan hidayah pada orang lain, orang yg kita sayang sekalipun, yang dapat kita lakukan adalah berusahalah untuk selalu berprilaku baik, memberikan contoh yang baik. Maka dengan sendirinya mereka akan melihat dan kemudian berfikir.

Balik kepada Alquran sebagai petunjuk hidup manusia. Mungkin sebagian kita jarang memahami Alquran karena mungkin saja masalah hidup saat masih remaja tidaklah begitu kompleks. Baca alquran hanya arabic nya saja. Terjemahan jarang dibaca apalagi untuk dipahami.

Kemudian, ketika beranjak dewasa, kita semakin dihadapkan dengan berbagai masalah/ujian agar kita bisa naik level atau meningkatkan keimanan kita kepada Allah tanpa kita sadari. Berbagai cara dilakukan untuk memecahkan masalah tersebut. Biasanya Alquran menjadi pilihan terakhir pemecahan masalah tersebut *Astagfirullah*, udah buntu banget gitu. Mungkin ini yang namanya tawakal kali ya, berserah diri kepadaNya.

Padahal kalau kita baca Surat pertama dalam Alquran (Alfatihah), itu adalah doa, bacaan untuk selalu diberikan petunjuk oleh Allah. Jika kita pahami, kita akan sadar betapa “sesat”nya kita selama ini. Betapa sempurnanya Alquran ini. Kata pengantarnya saja (Al-Baqarah:2) sudah mengklaim bahwasanya “Alquran itu tidak ada keraguan padanya”. Dan sebagaimana kita tau biasanya pada buku yg dibuat oleh manusia itu tidak ada yg meng klaim seperti itu. Biasanya tertulis, buku ini masih jauh dari kesempurnaan. Lihat, jika kita berfikir, kita akan tau maknanya.

Jadi, jika kita tiba-tiba hilang arah, bingung, kosong, dsb nya. Kembalilah pada-Nya, baca Alquran lagi dengan terjemahannya. Jika itu sulit, cukup baca satu ayat saja dulu dengan terjemahannya. Maka suatu ketika kita akan amaze, penasaran dengan ayat berikutnya, berikutnya, berikutnya lagi, dan lagi seterusnya. Tanpa kita sadari, we fall in love in Quran.

Every Verses in Quran will always be my favorite verse, but what I’ll always remember are:
Al-Fatihah , Taha: 114

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *